Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2012

mimpi presenter wanna be

Singkat cerita, semenjak menginjakkan kaki di Insan Cendekia tiga kali setidaknya saya mendapat jatah menjadi pembawa acara. MC atau anak acara atau panitia lah sebutannya. Pertama, jadi anak acara perpisahan anak kelas tiga waktu saya masih kelas satu dulu. Ngomong-ngomong itu acara paling bergengsi buatan anak kelas satu di periode saya. Kedua, anak acara PTS. Semakin asyik akan semakin berguna. Bekerja tujuh hari penuh, siang-malam, selalu setia menebar senyum, dan harus rela meninggalkan segenggam jadwal pelajaran di awal tahun ajaran kelas 2. Ya, PTS itu wadah buat para siswa baru di sekolah saya untuk lebih mengenal sekolah mereka ini lu ar dalam. PTS, pekan ta'aruf siswa -pekan perkenalan siswa-. Kolaborasi OSIS dengan sekolah, demi dedikasinya kepada siswa baru yang umumnya masih bau kencur dan nggak tahu menahu tentang sekolah baru mereka ini. Sebagai anak acara, saya ditantang untuk membawa semangat anak-anak baru ini kembali setelah dimarahin-dinasehatin ini itu...

punya jadwal casting

Jadwal Syuting? Oh God! Bukannya sekarang saya udah jadi artis betulan atau semacamnya, tapi saya emang punya jadwal syuting. Mm.. memang nggak terlalu mengikat sih, bisa diundur kapan aja karena memang nggak akan diputer di bioskop. Ah, boro-boro bioskop, TV rumah sendiri aja nggak bakalan sudi buat kasih tumpangan tayang. Trus iseng dong? Haha, nggak juga sih! Ini Tugas. Tugas dari guru fiqih kolaborasi dengan guru bahasa indonesia saya di SMA. Eh, saya anak MAN sih, bukan SMA. :) Berawal dari keharusan saya (saat ini kelas 2 SMA) belajar ilmu waris yang cukup ribet, banyak, dan menguras