Memahami kode-Mu, yang terbaik
Jika dipikirkan terus, aku tak akan menemukan keputusanku. Jika ditimbang terus, aku tak akan sampai pada kesimpulanku. Karena aku lemah. Allah bilang ilmu manusia itu terbatas, sedangkan ilmu Allah tidak terbatas. Allah yang menurunkan wahyu ke para nabi. Allah yang utus dan beri petunjuk ke para rasul. Kalau ke aku yang manusia biasa ini, Allah cuma bisa kasih kode-kode. Hanya saja aku harus pandai memahami kode-Nya. Dalam setiap keputusan, aku harus menyerahkan diri sepenuhnya pada-Nya. Dalam setiap perencanaan, aku harus yakin kalau ketetapan Allah yang terbaik. Suatu hari ada pangeran muda, tampan, hafal al-quran dan membawa banyak warisan datang ke kediamanku di pucuk kalbu. Merasuk lewat mata dan turun ke hatiku. Pangeran menawariku tumpangan tepat di belakangnya di pelana kuda perang. Aku hanya mampu tersipu dan terus murung. Karena menurut ayah, sang raja di hidupku, aku tak tampak siap untuk pergi dari pelukan ayah dan ibu. Menunggu terlalu lama, tampaknya pangeran terge...