Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2010

menangislah karena kau bukannya gak butuh

Kesan pertama membaca kita ingat cengeng. Kesan kedua kalau kita seorang remaja kita ingat patah hati. Kesan ketiga kalau kita punya adik kita ingat cari perhatian. Kesan keempat kalau kita pelajar kita ingat sebuah kegagalan. Dan berikut kesan-kesan lainnya yang nggak bisa aku sebutkan. Kadang menangis itu dianggap sebagai sisi kelemahan. Terutama kalau yang menangis itu seorang wanita. Sampai timbul kesan malu pada diri pria untuk menangis. Sering pula seorang dewasa yang menangis itu dianggap seorang yang cengeng. Apa ada yang salah dengan keluarnya

bakatmu?

Mm,, aku mau komentar sedikit tentang bakat di sini. Setahuku, bakat itu ada sejak kita lahir. Namun ada juga bakat yang muncul saat kita melakukan sebuah training, kebiasaan, atau semacam hobi. Kadang bakat itu tak terduga sebelumnya oleh kita. Kadang bakat itu terpendam dan terus terpendam tanpa kita buka. Kadang bakat itu adalah hal yang sama sekali tidak kita suka. Kadang bakat itu sangat pas dengan hati kita. Kadang bakat itu ada karena kita memaksa. Karna biasanya bakat itu sesuai dengan minat kita. Bakat tak selamanya seperti kelihatannya kita. Bakat mungkin juga tak sama dengan kepribadian kita. Apa bakatku? Aku belum tahu pastinya. Tapi aku yakin, bakatku itu ada dan luar biasa. Berikut artikel yang kukutip dari sebuah blog: Saat lahir, kita memiliki 100 miliar neuron. Tiga bulan atau 60 hari menjelang kelahiran, neuron yang kita miliki itu sudah berkomunikasi satu sama lain. Mereka bahkan membentuk jalinan yang dinamakan dengan axon. Lalu, saat jalina...