Postingan

Jung Dong Ha - The Day (D-Day OST) Lyrics

Gambar
ini postingan ku tentang korea yang pertama kali dan tidak bisa dipastikan aku akan melakukannya lagi. tapi kali ini aku benar-benar terkesima dengan karya orang korea. sebuah drama yang hampir tamat tayang di negeri ginseng ini berjudul "D-Day".  tentang segala kekacauan yang terjadi di Seoul setelah diguncang gempa sebesar 6,5 SR. semua infrastruktur kolaps, negara hampir bangkrut, fasilitas kesehatan dibuat khawatir tentang keterbatasan tenaga dan biaya tetapi pasien yang berdatangan tidak kunjung berakhir. apa yang membuatku kagum ialah konsen drama menceritakan kekacauan di sebuah rumah sakit swasta. plot yang berpusat pada seorang dokter bedah umum ganteng di sebuah ER rumah sakit pusat kanker Seoul, sering sekali membuat diriku terinspirasi.  dokter ganteng itu memiliki idealisme kuat sebagai dokter bedah.. tidak takut pada ancaman malpraktek dari pasien.. karena tujuannya hanya menyelematkan satu nyawa lagi. walaupun dengan kelengkapan minimal, ancaman dari dire...

ujian kehilangan

selamat akhir November, gaes.. tidak terasa 2015 segera berakhir, sebentar lagi kita kehilangan 1 tahun masa hidup kita..  aku pun juga mengalami banyak kehilangan akhir-akhir ini. kehilangan ku berturut-turut. mulai dari barang kecil hingga hal yang sangat besar. kehilangan apa yang menurutmu paling berat, gaes? kehilangan uang atau kehilangan teman? apa sebenarnya tujuan dari kehilangan yang kualami?  mengingatkan kepada ku untuk lebih menjada serta waspada atau mengingatkan kita untuk bersabar?  mungkin dua-duanya, atau mungkin bukan.  seseorang jelas akan lelah jika harus melewati banyak kehilangan, seperti aku ini. tapi karena Allah menyuruhku untuk bersabar, aku jadi lelah karena berusaha menyabarkan diri. ujian kehilangan. jadi ketika aku meletakkan keyword di google "jika kehilangan barang", sebuah kata "titipan" muncul dan membuatku ingin membuka situsnya.. jadi, kuncinya pada kata titipan. semua yang selama ini kita kira milik kita, ternyata han...

orang hebat itu menulis

Orang yang berpendidikan akan menjaga martabatnya dengan menulis. Katanya, karena ilmu yang hanya dimiliki sendiri menandakan ia seseorang yang pelit. Ketika ilmu tidak mau dibagi, ilmu menjadi tidak memiliki makna. Ilmu dicari, ilmu dipahami untuk kemudian dicatat dan disampaikan kembali. Ilmu dipelajari untuk diajarkan kembali. Ilmu dibagi agar semakin banyak yang mendapatkan. Dalam tulisan, dalan rekaman suara, dalam gambar, atau dalam video. Tapi menulis.  Semua orang pasti pernah menulis.  Tapi tidak semua tulisan menjadi ilmu. Bahkan, tulisanku, hanya sedikit yang berisi ilmu. Hanya sekian yang menjadi inspirasi.  Buatku, mempelajari ilmu itu sulit.  Mengajarkannya, tentu lebih sulit.  Walau begitu aku u tetap menulis. Meski sekedar memberi inspirasi. Meski sekedar untuk rekreasi. Hingga suatu saat ketika ilmu telah kumiliki, aku akan menuliskannya kembali dengan baik.  Begitu juga kamu. Kita pasti bisa mengabadikan, setidaknya satu bagian keci...

sesi curhat: menyapa sabtu, aku menyapa bahagia

Gambar
Bendera kami selalu megah karena dia hanya dikibarkan di tempat tinggi dan berkawan langit.  Selamat pagi! Pukul 07.00 pagi. Pagi selalu cerah jika aku bisa berjalan-jalan, bertemu orang-orang, tanpa harus berlama-lama di balik dinding kos hanya menyiapkan sesuatu tidak jelas dan enggan keluar.  Hari itu Sabtu, hari yang indah dan bendera itu menggambarkan sekali suasana hatiku. Berkibar, bergelora, penuh semangat tanpa peduli alang rintang, sejuk, dan rasanya menyenangkan. Andai aku bisa mengatakannya, bahagia sekali bisa menyapa dunia sepagi itu.  Hanya setiap Sabtu, aku merasa hidup seperti itu. Cerah dan ceria seperti biasanya aku. Tidak bosan, tidak jengah, tidak patah arang meski aku hanya lihat jalan yang menanjak di depanku. Meski lelah sekali perjalanan menuju tempat itu. Hanya ada dua

bulan setengah bulat

"Bulan Setengan Bulat" setengah bulat setengah utuh seperti setengah perjalanan kita sudah setengah dasawarsa "kamu dimana?" aku tanyakan pada bulan tapi dia menjawab setengah-setengah mungkin nanti menunggu purnama dan dia menjawab penuh kesungguhan setiap malam kupandangi bulan kuberikan satu pertanyaan pertanyaan itu sama tapi jawaban tidak pernah tiba sudahlah "kamu dimana?" "apa sedang memandang bulan juga disana?" wahai, bulan setengah bulat sampaikan padanya lalu sampaikan kembali padaku "apa kabar?" "aku baik-baik saja" begitu saja cukup karena malam semakin dingin selamat malam, bulan tak sabar melihatmu utuh dan bercahaya paling terang sampai jumpa semoga esok kita bertemu semoga esok selalu bahagia 

correspondencing is really now things

Gambar

Best of Me: my beautiful mom and strongest dad

Gambar
dua sosok terbaik dalam hidupku. ayah dan ibu. ayah yang selalu memastikan aku nyaman, aku baik-baik saja, dan aku bahagia menjalani hari-hariku. ayah yang berusaha mencukupi kebutuhanku, bekerja pagi dan malam untuk biaya kuliah ku yang super mahal, hingga beliau lupa kalau yang paling membutuhkan uang itu adalah beliau sendiri. ayah juga yang selalu menghiburku jika kesulitan yang datang membuatku bersedih hati. ayah selalu berusaha melakukan yang terbaik supaya kesulitan itu pergi menjauhiku. beliau tipe orang yang melakukan segala hal baik. beliau tipe orang yang melakukan segala hal untuk membuatku tersenyum dan lega. beliau juga tipe orang yang menjadi idola semua orang disekitarnya. beliau adalah contoh terbaik yang selalu hadir di sisiku.