mencintaimu dalam 4 musim
ketika salju mulai turun tanpa sebab yang menandakan musim dingin kamu membekukan semua perasaan kecuali rasa ku berharap kepada sesuatu ketika angin hangat datang menandakan musim gugur kamu menggugurkan semua bagian tubuhmu kecuali tangkai-tangkai tempat ku berharap lalu seketika kucing-kucing berendam di kolam taman dan kita tahu ini musim panas kamu membiarkan orang-orang berteduh kecuali diriku yang malu menyimpan harap dan kini musim semi telah hadir bunga-bunga mu bermekaran begitu cantik membuat kita kini berdiri di tempat yang sama karena hatiku bermekaran bunga yang bunganya lebih cantik karena harapan yang tumbuh selama 4 musim kita pelihara bersama