Postingan

Serikat Islam (Menyuarakan Islam Dengan Berdagang)

P ada tahun 1911, H. Samanudi mendirikan sarekat dagang Islam (SDI) di Solo. Tujuannya ialah mempersatukan para pedagang-pedagang Indonesia untuk menghadapi pedagang-pedagang Cina yang dilindungi pemerintah Belanda. Mereka memonopoli bahan baku batik sehingga merugikan perusahaan batik Indonesia. Pada tahun 1912, nama sarekat dagang islan digati dengan Sarekat Islam (SI) kedudukan organisasi dipindahkan dari Solo ke Surabaya. H. Umar Said Cokroaminito diangkat menjadi ketua. Ia seorang pengacara terkenal. H. Samanudi diangkat menjadi ketua kehormatan. SI cepat berkembang. Sebagian besar penduduk Indonesia yang beragama Islam diterima sebagai anggota. Akan tetapi, pegawai pemerintah tidak boleh menjadi anggota pengurus. SI berjuang memajukan ekonomi, pendidikan, dan agama. SI tidak terang-terangan menyatakan diri sebagai partai politik. Akan tetapi kegiatannya banyak bersikap politik. SI bertahan sampai akhir penjajahan Belanda. Nama SI kemudian diganti berganti men...

mimpi presenter wanna be

Singkat cerita, semenjak menginjakkan kaki di Insan Cendekia tiga kali setidaknya saya mendapat jatah menjadi pembawa acara. MC atau anak acara atau panitia lah sebutannya. Pertama, jadi anak acara perpisahan anak kelas tiga waktu saya masih kelas satu dulu. Ngomong-ngomong itu acara paling bergengsi buatan anak kelas satu di periode saya. Kedua, anak acara PTS. Semakin asyik akan semakin berguna. Bekerja tujuh hari penuh, siang-malam, selalu setia menebar senyum, dan harus rela meninggalkan segenggam jadwal pelajaran di awal tahun ajaran kelas 2. Ya, PTS itu wadah buat para siswa baru di sekolah saya untuk lebih mengenal sekolah mereka ini lu ar dalam. PTS, pekan ta'aruf siswa -pekan perkenalan siswa-. Kolaborasi OSIS dengan sekolah, demi dedikasinya kepada siswa baru yang umumnya masih bau kencur dan nggak tahu menahu tentang sekolah baru mereka ini. Sebagai anak acara, saya ditantang untuk membawa semangat anak-anak baru ini kembali setelah dimarahin-dinasehatin ini itu...

punya jadwal casting

Jadwal Syuting? Oh God! Bukannya sekarang saya udah jadi artis betulan atau semacamnya, tapi saya emang punya jadwal syuting. Mm.. memang nggak terlalu mengikat sih, bisa diundur kapan aja karena memang nggak akan diputer di bioskop. Ah, boro-boro bioskop, TV rumah sendiri aja nggak bakalan sudi buat kasih tumpangan tayang. Trus iseng dong? Haha, nggak juga sih! Ini Tugas. Tugas dari guru fiqih kolaborasi dengan guru bahasa indonesia saya di SMA. Eh, saya anak MAN sih, bukan SMA. :) Berawal dari keharusan saya (saat ini kelas 2 SMA) belajar ilmu waris yang cukup ribet, banyak, dan menguras

Selalu Ada Langit

Ini juga sedikit dari isi diary aku Selalu ada langit. Ada Langit. Pada akhirnya, kutemukan juga seorang teman yang bakalan selalu nemenin aku, kapanpun dan dimanapun. Langit nggak akan pergi. Selalu menyertai tidurku. Selalu menemani hariku. Selalu. Langit selalu ada. Kami berdua selalu bersama. Memang, saat aku mulai memasuki sebuah ruangan, Langit nggak sepenuhnya bersama diriku. Tapi aku tahu, dia masih di sana. Merindukanku. Berharap aku segera beranjak keluar. Dan tersenyum padanya. Kami pun tersenyum bersama. Dia selaluuuuuuuuu bahagia! Aku ingin seperti itu. Apalagi saat ia asyik bersama Awan. Merah, hijau, biru, orang, ungu, [ink, dan berbagai rona bahagia lainnya. Ah! Langit dan Awan, mereka sangat serasi.

ada langit

Gambar
Mau share sedikit diary aku aja nih. Ditulis 27 Januari 2012 pas sekolah Mulai hari ini, aku ada teman baru. Namanya... Langit! :) Rasanya lega kalo liat dia sendirian di atas sana. Biru, cerah, lapang, nggak ada Awan yang biasanya sama dia. Tapi itu jarang. Tapi itu nggak apa-apa.

kalau saya suka dia gimana

"Saya suka dia. Dan menurutmu saya harus gimana?" Sepulang dari serangkaian acara studi kolaboratif kemaren, temen saya mengajak saya mengobrol dengan sebuah topik yang yaaa... cukup berat buat saya. Juga buat dia. Awalnya dia tanya gimana sikap saya kalo saya lagi suka sama orang? *terutama sikap saya sama orang yang saya suka.  Haha. Tentu lah saya bingung gimana jawabnya. Lha wong saya nggak pernah suka ama orang. Et, tapi nggak tau juga sih. Cumannya ya saya nggak pernah blak2an bertingkah gitu kalo saya suka sama seseorang. Jadinya, saya sama dia malah bingung. Kita berdua bingung. Saya nggak punya banyak pengalaman tapi dia butuh banget saran dari saya. "Saya juga lagi butuh nih!", batin saya.  *haha, saran buat hal lain.

puisi apa perlu

Tinggalkan air matamu diranjang. Mari Beranjak. pergilah kemanapun kau suka. Kau Bisa! Perlu ada aktualisasi diri kalau kita mau diakui Perlu ada rasa percaya diri kalau kita mau maju Perlu ada rasa syukur kalau kita mau apa ya? Bahagia mungkin. Perlu ada kata berbagi(sedekah) kalau kita mau kaya Yang jelas, perlu ada usaha buat mencapai apa yang kita inginkan. Dan perlu ada pengorbanan sebagai ganti atas apa yang ingin kita dapatkan.