Postingan

berkisah sang sepatu

Gambar
Yah, mungkin bagi teman-teman Insan Cendekia lagi nggak begitu asing dengan sepatu seperti ini. Tapi ini punya siapa yaaa?? Hayoo tebak! Nggak sekedar foto sepatu, ada satu hal lain yang ingin aku tunjukkin sama teman-teman blogging semuanya. Ada sebuah kisah. Tentang anak-anak manusia. Sama-sama tinggal di MAN Insan Cendekia, kenapa tinggal? lha, kan asrama.

mestakung resensi

Gambar
Ingat, semesta mendukungmu... Aku, sebulan yang lalu, sedang asik membaca buku Semesta Mendukung karya Ayu Widya. Buku yang kabarnya diangkat dari sebuah film -semesta mendukung- yang mana filmnya pun diangkat, hah diangkat juga? iya, dari kisah nyata. :) Seorang murid SMP, Muhammad Arif (ngomong2, namanya sama kayak nama adikku) berhasil menjadi juara utama sebuah kompetisi science-fisika di Singapura. Umurnya yang belia, namun mampu mengalahkan kawan-kawan seperjuangannya yang rata-rata, SMA! Arif berasal dari negeri penghasil garam, Madura. Kemampuan fisikanya sudah

siap dinikah-i ?

Senin, 24 Oktober 2011 13.00 - 14.15 Waktu terus bergulir. Menit pertama hingga menit ke-80 yang kami bicarakan tetap saja sama. Nikah-nikahan gitu deh. Pelajarannya fiqih, yang presentasi Bu Nova sendiri. Betah nggak betah sih sebenarnya. Ngantuk nggak ngantuk juga. Asik---- Bisa dibilang nggak juga sih.. Tapi... Nikah? N.I.K.A.H Ya, sebenernya nggak begitu apa banget juga sih sama kata-kata itu. Ada sebuah sisi terpenting dalam perjalanan hidup setiap manusia. Nggak laki-laki nggak perempuan. Ingat, ini penting!

spyrex -wewillnotseparated-

" Dengarkan akuuu... Ku merindukanmu" Dalem, yakin dalem banget. Gue kangen ama kalian, Spyrex! Meski waktu udah berjalan, hampir dua tahun. Gue tetep pingin jadi spyrex. Apapun masalahnya. Emm,, sebenernya gue pingin Spyrex tetep utuh. Ada Iman, ada cinta, tawa, kerjasama, dll.

kamu galau aku coklat

Sobat, suka makan coklat? Biasanya sih anak-anak cewek pada suka makanan yang satu ini. Selain karena rasa dan selera, tentunya seorang cowok harus tahu dong rata-rata cewek itu lebih seneng dikasih coklat ketimbang rayuan gombal atau apalah. Nah, takutnya malah pembicaraan nyambung ke pacar-pacaran (bukan pacara beneran) mending sekarang kita ulas apa hubungan dibalik galau dan coklat? [mencurigakan...?!] Galau, perasaan-perasaan aneh, mengacaukan hati, merubuhkan semangat diri(utamanya semangat gerak), dan mengganggu pikiran-pikiran si pemilik hati. Kalau di kalangan para ABG(terutama ababil-abege labil-), galau memang jadi makanan periodik. Entah itu mau tiap hari(menderita bngt yak?), mingguan, bulanan, ada kali ya yang tahunan. Galau yang

membuat burger cinta saat lebaran

Burger itu enak. Iya g? Tapi, burger yang dibikin pake cinta pasti lebih enak. Nyangka nggak? kekuatan cinta itu emang gede, sob. Gimana ya? kalo ane disuruh ngediskripsiin cinta, kayaknya nggak bisa deh. Ane belom dikaruniai begituan sama Allah SWT. Tapi kalo ada yang mau kasih ane bantuan, silahkan! Sedikit info, ane sekarang lagi usaha mencintai Sang Pemilik Cinta. Susah banget, yakin! Eh, tapi kalo pada mau tau cinta itu apa, udah banyak kok versi meaning nya. Salah satunya ni, yang kadang suka bikin ane terenyuh, ngiri ane.. "Mmm… cinta! Menurutku, Sekalipun cinta telah kuuraikan dan kujelaskan panjang lebar. Namun jika cinta kudatangi aku jadi malu pada keteranganku sendiri. Meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang. Namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang Sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya Kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai kepada cinta

ramadhan: bulan dirindukan, bulan perbaikan

Aku ingin curhat. Entah nantinya akan berguna bagi kalian, atau mungkin enggak. Semasa SMP, aku aktif mengikuti kegiatan keagamaan. Mulai dari Tahfidzul Qur'an, Puasa Senin-Kamis, Muhadharah, Pengajian Rutin Sabtu-Ahad. Semuanya, semuanya kuikuti dengan baik dan senang hati. AKU yang mungin dulu agak introvert di kalangan teman2, tentunya terkadang merasa kesepian, tekanan batin sendirian, karena jujur, setiap orang pasti butuh teman. Sebenarnya bukan berarti aku introvert, gg mau punya teman, tapi lebih kepada aku nggak tahu gimana caranya nyari teman. Tahu kenapa aku tetap bertahan di sekolahku itu, salah satunya adalah dukungan orang tua. Motivasi yang berkata bahwa bukan cuma aku yang ingin berhasil disini, namun orang tuaku juga ingin melihatku berhasil. Siraman2 rohani yang selama ini aku dapatkan di sekolah, juga membuatku lebih kuat dalam menjalani kehidupan di sana. Oh ya, sekolahku di asrama. Tekanan batin yang selalu mendera karena