Postingan

berani dewasa

Ku akui, aku kini udah gede. Udah mulai beranjak dewasa. Udah saatnya aku ngerasain masa-masa sulit, masa-masa penuh tantangan, masa-masa penuh kepercayaan diri. Aku… merasa senang. Sengan segala kemajuan yang udah aku peroleh akhir-akhir ini. Namun, lambat laun aku mulai sadar…. Waktunya sudah dekat. Lebih dekat hingga mungkin aku tak bisa menebaknya. Umurku bertambah . Pikiranku mulai sedikit lebih maju…. Dan tantangan hidupku kini udah mulai berat. Entah kenapa, aku kini mulai menemukan sesuatu yang benar-benar baru. Benar-benar sulit untuk ku terima. Semua seolah tak mau lagi mendukungku. Tak ada lagi yang bisa menyemangatiku seperti dulu. Tak berbekas canda tawa itu di relung hatiku. Semua seolah bias… bias ditelan kedengkian. Bias ditelan

loading hidup

"Aduh, stress!!! Tugas banyak banget gila. Mana ada pe-er, susah-susah. Lama-lama gue nggak sanggup nih, pingin keluar." Pernah dengar teriakan semacam itu, sobat? Atau mungkin pernah mengalami? Sama sepertiku, aku pernah mengalaminya dan mendengar salah seorang temanku berteriak semacam itu. Menurutku, itu wajar-wajar saja di kalangan anak muda sekarang. Ya bukan? Kalau ada yang menyangkal, silahkan. Itu memang wajar kita dengar, tapi awas! itu bukanlah kebiasaan yang baik buat kita. Kenapa begitu? Seandainya kita selalu berpikiran negatif seperti

moodly journal

In this posting, I want to tell something about my dream. I know and I believe that every people have it. And I so. I just wanna be an useful human for other human. I hope I can help other people when they have a problem. But, I don't want to solving it by the direct way. I just want to support them, give them solution and many other things like that. Actually, I wanna be a psikolog. I wish I can help other people by motivate them. If they lost their spirit to life more time, I'll let them know that not every people live luckily like them. It begins when I studied in Junior High Scool. I like reading. And the most book that I like to read is novel. Sometimes, I read other book too. And I have read many books where it tell about true story or spirit of life. It can motivate me. Tell me why we must life and make our life useful for other people. And this is my reason why I want to motivate other people very much. And I have done it. Insyaallah, Some my friends in Junior High S...

menangislah karena kau bukannya gak butuh

Kesan pertama membaca kita ingat cengeng. Kesan kedua kalau kita seorang remaja kita ingat patah hati. Kesan ketiga kalau kita punya adik kita ingat cari perhatian. Kesan keempat kalau kita pelajar kita ingat sebuah kegagalan. Dan berikut kesan-kesan lainnya yang nggak bisa aku sebutkan. Kadang menangis itu dianggap sebagai sisi kelemahan. Terutama kalau yang menangis itu seorang wanita. Sampai timbul kesan malu pada diri pria untuk menangis. Sering pula seorang dewasa yang menangis itu dianggap seorang yang cengeng. Apa ada yang salah dengan keluarnya

bakatmu?

Mm,, aku mau komentar sedikit tentang bakat di sini. Setahuku, bakat itu ada sejak kita lahir. Namun ada juga bakat yang muncul saat kita melakukan sebuah training, kebiasaan, atau semacam hobi. Kadang bakat itu tak terduga sebelumnya oleh kita. Kadang bakat itu terpendam dan terus terpendam tanpa kita buka. Kadang bakat itu adalah hal yang sama sekali tidak kita suka. Kadang bakat itu sangat pas dengan hati kita. Kadang bakat itu ada karena kita memaksa. Karna biasanya bakat itu sesuai dengan minat kita. Bakat tak selamanya seperti kelihatannya kita. Bakat mungkin juga tak sama dengan kepribadian kita. Apa bakatku? Aku belum tahu pastinya. Tapi aku yakin, bakatku itu ada dan luar biasa. Berikut artikel yang kukutip dari sebuah blog: Saat lahir, kita memiliki 100 miliar neuron. Tiga bulan atau 60 hari menjelang kelahiran, neuron yang kita miliki itu sudah berkomunikasi satu sama lain. Mereka bahkan membentuk jalinan yang dinamakan dengan axon. Lalu, saat jalina...

mengalir ikut arus

Hidup itu bagaikan mengalir mengikuti arus. Itulah yang selama ini kurasakan tentang kehidupan yang kumiliki. Orang pun bilang begitu. Aku tahu bahwa sebenarnya aku itu bisa menjadi lebih baik dari apa yang sekarang ini sedang kujalani. Namun, inilah hidupku. Berbeda dengan apa yang sebenarnya kupercayakan padanya. Walau begitu kenyataannya, satu yang pasti kuingat dalam sanubariku, "Bahwa, apapun yang ada dalam diri kita, syukuri itu. Setidaknya kita pun harus tahu, betapa banyak orang lain di luar sana yang begitu berharap memiliki kehidupan sesempurna hidup kita." Subhanallah!! Manusia memang

jadilah pemimpi sejati

Jangan bersedih dan putus asa Slalu ada jalan bila kau terus berdoa Harapanku untuk menjadi yang terbaik, semua mimpi-mimpiku, yang belum terwujud maupun yang sudah terwujud, semua itu terencana oleh Yang Maha Kuasa. Ungakapan di atas mengandung maksud yang jelas. Kata-kata yang memotivasiku untuk terus berjuang. Dan aku akan terus berusaha mewujudkan semua mimpi yang ada di dalam benakku. Selalu ada jalan, itu yang kupikirkan setiap aku mencoba untuk menyerah. Teringat pula ungakapan yang pernah aku temukan di sebuah novel, "Sekali saja kamu belajar untuk berputus asa maka akan menjadi kebiasaan." Tabur harapmu sebanyak bintang Sebanyak bintang-bintang diangkasa "Bermimpilah setinggi bintang di angkasa!" Kalimat ini yang sering diucapkan para guru pada murid-murid mereka. Dulu aku mendapatkannya saat aku masih TK. Namun ungkapan di atas baru aku sadari setelah aku beranjak remaja. Banyak-banyaklah bermimpi. Karena negeri ini masih butuh banyak pemimpi. Tapi dala...