Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

mencintaimu dalam 4 musim

ketika salju mulai turun tanpa sebab yang menandakan musim dingin kamu membekukan semua perasaan kecuali rasa ku berharap kepada sesuatu ketika angin hangat datang menandakan musim gugur kamu menggugurkan semua bagian tubuhmu kecuali tangkai-tangkai tempat ku berharap lalu seketika kucing-kucing berendam di kolam taman dan kita tahu ini musim panas kamu membiarkan orang-orang berteduh kecuali diriku yang malu menyimpan harap dan kini musim semi telah hadir bunga-bunga mu bermekaran begitu cantik membuat kita kini berdiri di tempat yang sama karena hatiku bermekaran bunga yang bunganya lebih cantik karena harapan yang tumbuh selama 4 musim kita pelihara bersama

pesona Mawar

Tidak seperti kamu. Aku tak suka suasana serius. Kau tahu, suasana dimana semua yang kuharap bisa jadi humor justru menjadi senjata makan tuan dan benar-benar menghancurkan mood ku. Aku punya sebuah kisah, tentang perempuan tercantik di sekolahku. Memang cantik, tapi sayang sekali dia orang yang sangat-sangat-sangat serius. Serius nya keterlaluan. Sampai aku overdosis. But because everything becomes fine since it's by her, keseriusan dia ada baiknya juga. Terutama dalam kepanitiaan. Namanya Mawar. Mungkin seperti dirinya. Cantik, tapi berduri, alias galak. Tadi sore, aku menghadiri rapat OSIS yang akan kupimpin sendiri. Mawar pun hadir sebagai wakilku. Ya, aku ketua OSIS di sekolah. Dan beruntungnya aku, karena Mawar yang cantik jelita itu yang menjadi wakilnya. Pfftt.. kadang sih iya. Rapat kali ini membahas soal pembagian panitia dan alokasi dana untuk beberapa acara yang akan dilaksanakan di sekolahku. Beberapa acara akan dilaksanakan di sepanjang perayaan ulang tahun sekolah. M...

ketika ujian

Tidak akan cukup. Hanya dengan meyakini semuanya kan baik-baik saja. Tidak akan cukup. Hanya dengan menghadapi semua dengan senyuman dan berpikir positif. Tidak akan cukup. Hanya dengan menjalani semua dengan sabar dan bersemangat. Lantas menikmati pelik di hati tanpa berusaha melepas diri darinya. Tapi ikhlas akan cukup. Ikhlas hingga tiada sesuatu apapun yang dirasa pahit. Dan menjadikan akhirat satu-satunya motivasi dalam hidup. Karena benar adanya, motivasi keduniaan itu palsu. Berharap pada keduniaan itu amat lemah. Dunia yang keji ini hanya untuk singgah. Sedang akhirat yang damai ialah tujuannya. Izinkan ikhlas bersemanyam di qalbu. Hati kami. ... /katanya, kalau kita minta kepada Allah supaya diperingan ujiannya, itu berarti kita nggak tahu diri. siapa kita, sudah bisa memberi apa ke Allah? kok enak minta-minta? padahal ujian kita itu gak seberapa dibandingkan Nabi Ibrahim yang dibakar hidup-hidup, atau Nabi Ayyub yang sakit sampe 7 tahun, atau Nabi Musa yang menghadapi ayahnya...

selama matahariku terbit

Pada setiap matahari terbit, aku mengantisipasi datang waktu terbaik untuk melihat keindahan. Ku rasakan nikmatnya hidup meski kesempatan itu sangat singkat. Dan di saat matahari mulai tenggelam, sering kudapati diriku merenung pada hal yang sama.  Apa yang seharian ini kulakukan? Adakah kebaikan di dalamnya? Keburukan yang mana lagi yang kejadian? Kesalahan apa yang seharusnya tidak terulang kembali? Hingga aku tiba di satu titik dimana aku harus memejamkan mata, untuk menunggu matahariku terbit lagi, dan harapan esok kan membaik datang kembali. Semua yang baik akan ku usahakan. Selama matahariku menepati janjinya, untuk terbit.

idealitas, identitas, integritas

Sebagai bagian dari masyarakat, mahasiswa itu menjadi tonggak harapan yang dimiliki oleh masyarakat kita. Mahasiswa merupakan aset sangat besar yang memikul tumpuan peradaban di pundak intelektualitasnya. Wow, I know it's somewhat heavy or hard but believe me it always worked before. Masyarakat tidak pernah bilang kalau mahasiswa itu harus menjadi self centered, only academic oriented, atau individualis dalam mengejar cita-cita setinggi langit. Namun, mahasiswa harus bisa menjalankan 4 peranan penting yang menjadikannya kelompok istimewa di negeri ini. Peranan mulia yang menjadikan mahasiswa itu berjalan sesuai fitrahnya, sesuai identitasnya. Keempat peran mahasiswa itu: 1. creator of change 2. iron stock 3. social control 4. moral force What the heaven is that, guys? Creator/Agent of Change. Mahasiswa Indonesia itu membawa kunci perubahan, mempersatukan bangsa dalam sinergi ke arah yang lebih baik. Coba kita tengok kembali peristiwa reformasi dan peristiwa sumpah pemuda yang didob...

rinai hujan

Gambar
BAGIAN 1 Seorang anak perempuan berusia lima tahun berjalan di sepanjang bibir sungai yang terlihat sangat jernih. Anak tersebut begitu mengagumi ribuan kubik air yang mengalir tenang di pandangannya. Ia terkenang pada Ayah dan Ibu yang sudah lebih dulu pergi ke langit. Meninggalkan dia sendiri di dunia ini tanpa orang tua dan tanpa kasih sayang mereka. Anak itu merasa rindu, untuk pertama kali di usianya yang masih belia, ia tidak bisa mendefinisikan perasaannya.  *** Namaku Rintik. Aku seorang pengasuh di sebuah panti asuhan di pinggir kota. Sore ini aku sedang mencari anak perempuan berusia 5 tahun, rambutnya panjang melebihi siku, dan tingginya sama seperti tinggi sikuku. Terakhir aku menemukannya tidur di dalam kamar, tidak mau kuajak makan siang. Ketika akan kubangunkan untuk mandi, anak itu malah menghilang tanpa pamit.  Aku tipikal orang yang mudah cemas dan aku memiliki banyak kekhawatiran. Anak itu, namanya Rindang, baru sekali ini keluar panti t...

katakan aku belum mati

Aku hidup di hari ini. Aku belum mati. Dengan semangat ini, aku tidak terperangkap masa lalu. Meski masa lalu terlihat lebih mudah dan menyenangkan untuk ku jalani. Meski masa lalu penuh salah dan gagal hingga sangat ingin kuulangi.  Katakan aku masih hidup. Aku maafkan semua kegagalan yang terjadi hari ini agar bisa menyambut datangnya esok pagi, masa depanku yang hangat menyinari.  Aku berdamai dengan segala hal yang t'lah kulewati, agar tidak akan kubawa lagi rasa sesal dan dendam di hati.  Aku bukan manusia yang terjebak di masa lalunya.  Meski masa lalu terbayang indah. Meski masa lalu terlihat cerah. Meski masa lalu terasa gembira. Masa depanku lebih berharga untuk kusiapkan semaksimal mungkin di hari ini.  Katakan aku belum mati. Jadi aku tidak boleh cepat menyerah.  Segala hal patut aku selesaikan dan tuntaskan. Segala masalah harus aku pecahkan dan solusi kan. Segala hambatan pasti sanggup aku taklukkan dan hilangkan. Ketika aku...

tanya rembulan

benarkah dalam hidup, kita ini seperti anak panah? karena kadang, kita perlu sedikit berjalan mundur untuk melesat lebih cepat dan lebih jauh dari yang sebelumnya **** benarkah dalam hidup, kita ini seperti pedagang? karena kadang, untuk menjadi sukses, kita harus merasakan miskin dan susah, meniti jalan dari titik nol dimana semua bermula dari tidak ada sama sekali **** benarkah dalam hidup, kita ini seperti peraup untung? karena kadang, untuk meraih SATU hal yang lebih besar timbul konsekuensi kalau kita harus melepas satu hal yang menurut kita lebih kecil, bukan karena menganggapnya tidak penting, tapi karena SATU hal itu sifatnya begitu penting untuk kita  **** benarkan dalam hidup, kita ini seperti roda bebas? karena kadang, meskipun kita sering merasa diangkat ke atas lalu tiba-tiba dihempas ke bawah, namun waktu terus berjalan maju tanpa ada yang bisa menghentikannya kecuali angin tenang yang mematikan **** benarkah dalam hidup, hanya...

sekolah alam: dari berbagi aku menerima hal baru

Gambar
Lokasi kejadian: Sekolah Alam Gumitir, Banyuwangi Kisahku dua hari semalam di Sekolah Alam mereka anak-anak SMP yang sedikit banyak mengingatkanku pada teman-teman di MAN IC dulu. mereka mirip seperti IC, hidupnya seperti robot yang tepat waktu, yang teratur dari senin sampe ahad sampe senin lagi. mereka mirip sekali..  mereka yang sekolah di sana, tidak memiliki waktu yang terbuang sia-sia. selalu melakukan sesuatu. selalu belajar sesuatu. selalu memberi dan berbagi sesuatu.  aku pertama kali datang hari jumat kemarin, jam 8 malam. itu juga menjadi kali pertama ku datang ke kota Banyuwangi. bersebelah saja dengan kota Jember tempat ku studi, tapi belum sekali pun aku menengok Banyuwangi sebelum ini. hehe awal cerita. 2 minggu sebelumnya, senior ku di UJAR menawari semua orang untuk ikut, siapapun yang ingin berbagi dan mau mengajari anak-anak di sekolah itu tentang 'sesuatu'. aku mau tapi apa yang bisa kuberikan? aku kurang percaya diri waktu itu, wkwkwk, dan ...

"a" untuk ajaib

Gambar
baru beberapa pekan lalu, ketika sebuah kata pamungkas ini muncul di kehidupanku.. singkat cerita, aku bersama teman-teman pengurus UJAR periode 2016 nge- camp di afdeling rayap Rembangan. kami datang sabtu pagi. berkumpul. bercanda ria. lalu masuk ke serangkaian acara yang serius tapi enjoy. sesi pertama kita isi dengan perkenalan. sekalipun beberapa kami udah lebih dari akrab, tapi perkenalan tetap jadi sesuatu yang krusial di kepengurusan. supaya ga sekedar kenal, tapi juga akrab, setiap dari kami wajib memperkenalkan nama dengan menambahkan kata sifat yang diawali huruf yang sama dengan nama kita. namaku Arifah -barangkali sobat blogger disini blm tahu- dan aku berpikir keras tentang sifat apa yang cocok denganku. Arifah-asyik? boleh juga, tapi rupaya seorang teman bernama Ari sudah duluan menyematkan kata asyik di belakang namanya. ah, jadi ga asik deeeh :'' Arifah-aja? haha. mana bisa ya, kesannya jayus. semakin terkenal tidak humoris saja ku nanti. namun sedetik ...

ketika amanah berbuah berkah *chapter satu*

tulisan kali ini, klo dianalisis lebih jauh, klo diresapi dengan sangat baper, nggak lain adalah lanjutan dari tulisanku sebelumnya.. mumpung masih sempat, mumpung masih hangat rasanya.. zzkk.. pengen nangis, nangis bahagia, BAHAGIA SEBAHAGIA-BAHAGIANYA orang yang lagi bahagia.. seperti orang yang habis dihempas ke jurang lalu diangkat dan diajak terbang.. awalnya lega, trus bahagia, jadi tambah semangat, selalu ceria, mulai menebar aura positif, sambil senyum, senang senyum, senyum yang paling manis setiap hari.. cek aja langsung ceritaku ya, yah, asik ga asik tetep asikin ajaaa :3 [Ketika Amanah Berbuah Berkah] bulan oktober aku diberi amanah jadi koor acara untuk acara YANG KEREN ITU. yah, karena aku mengganggap diriku ini anak ayam -bukan anak elang- maka aku menolaknya mentah-mentah. menolak sekeras yang aku bisa. tapi bukan IMSAC namanya kalo ga memaksa anggotanya jd sesuatu. karena amanah ini pemberian bukan penawaran, alhasil, aku tetap dan fix maksimal jadi koor ac...

saat amanah memilihmu: tidak akan ada habisnya

"..sahabat, percayalah amanah tidak akan pernah salah memilihmu karena ia datang dari Yang Maha Memberi Pertolongan dan semoga kita termasuk orang-orang yang amanah.." Saat Amanah Memilih kalau kamu seorang mahasiswa aktif (aktivis) di kampus, pasti tidak asing dengan hal yang disebut amanah, jobdesk, PJ proker, atau hal-hal semacam itu, yang identik dengan tugas non akademis. adakah di antara kamu yang selalu menginginkan hal itu?  ketika amanah mendatangimu kesekian kalinya. suatu waktu kamu menolaknya keras-keras saat ditawari. penawaran kedua kamu masih teguh dalam penolakan. hingga penawaran demi penawaran, kamu terpengaruh, merasa iba, dan merasa boleh juga untuk dicoba. kamu pun menerima nya dengan sedikit keraguan. dalam perjalanan kamu melewati banyak kesulitan. meski orang-orang di sekitarmu mempercayaimu, tak bisa dipungkiri kamu merasakan pahitnya, hampir putus asanya, kamu berusaha menyelesaikan apa yg dipercayakan jutaan umat kepadamu. ama...

A beatiful pray: When your best friend getting married soon and you desperately can't be there

Aku berdoa untuk seorang lelaki, yang akan menjadi bagian dari hidup sahabatku, lelaki yang sungguh mencintai-Mu lebih dari apapun Aku berdoa untuk seorang lelaki, yang telah memantapkan hati untuk sahabatku, memberikannya posisi kedua di hatinya setelah posisi pertama oleh diri-Mu Aku berdoa untuk seorang lelaki, yang mempunyai hati yang tulus dan ridho mencintai-Mu serta senantiasa menauladani sifat-sifat agung-Mu Aku berdoa untuk seorang lelaki, yang mengetahui untuk siapa dan apa ia hidup dan menjalani kehidupan tanpa pernah menyia-nyiakannya, seorang lelaki yang punya hati bersih dan suci, lemah lembut dan santun, serta cerdas dan kaya hati Aku berdoa untuk seorang lelaki yang tidak hanya mencintai sahabatku tapi juga menghormatinya, yang tidak hanya memuja sahabatku tapi juga membimbingnya ke jalan surga, yang mencintainya tidak hanya karena kecantikan fisik tapi juga karena hatinya. Aku berdoa Untuk seorang lelaki, yang akan menjadi teman terbaik sahabatku dalam tiap ko...

sebuah film untuk para ibu, calon ibu, anak-anak: "Ada Surga di Rumahmu"

Gambar
kangen pesantren kak? coba tonton film ini. wajib! kangen ibu kak? kangen ga kangen, super wajib nonton film ini! "Tak perlulah engkau jauh-jauh mencari surganya Allah. tak perlu bersusah pergi haji, sedekah sampai negeri seberang, berperang ke timur tengah. karena sesungguhnya, surga yang paling dekat ada di rumahmu. Ibumu.. dan ridho Ibu Bapakmu.." sebuah film religi terbaik sepanjang masa, kaya akan hikmah yang luar biasa, penerapan islam yang mumpuni.. mari menjadi Uwais Al-Qarni berikutnya, yang setia menggendong ibunya ke Ka'bah untuk ibadah haji hingga melepuh kakinya. tidak perlu melakukan sebanyak Uwais cukup sayang Ibu, nomor satukan ibu dari seluruh wanita lain di dunia ini karena, seluruh tetes darah Ibu ketika melahirkanmu, tidak akan bisa kau balas sedikitpun, bahkan setetes darah pun, tidak akan pernah terbalas oleh perbuatan baikmu pada ibumu. saksikanlah, versi youtube nya

to give or to take?

Jika aku selalu meminta sesuatu dari orang lain, aku tak akan pernah bahagia, karena aku pun tak pernah tahu apa yang sesungguhnya aku butuhkan. Namun, jika aku selalu memberi sesuatu pada orang lain, aku mungkin bisa bahagia, karena aku jauh lebih mengerti apa yang kumiliki dan itu lah yang sedang mereka butuhkan.

Mata di balik jendela

Anak pelangi itu, suka sekali sendiri Anak itu, suka sekali menunggu Anak itu, suka sekali menyerahkan segalanya pada siapapun Berapa lama pun aku mengenalnya, dia memang persis seperti itu Ketika dia gemar memandangi kehidupan di sekitarnya, melalui sebuah jendela raksasa, sebuah kehidupan yang terlihat hangat dari hatinya Anak itu hanya duduk diam Namun kehidupan di sekelilingnya melaju dengan sangat pesat Kulihat air mukanya Dia seperti anak manusia yang kelelahan menghadapi cepatnya laju waktu Anak itu lalu mengeluh karena waktu begitu gesit berlalu Apakah ke-hampir-sempurnaan manusia tetap tidak bisa mengatasinya? Apakah waktu menandingi makhluk yang hampir sempurna di jagat raya ini? Anak itu luluh oleh waktu Kalah mengejar cepatnya waktu berlalu Tik.. tok.. tik.. tok.. Sang anak telah lumpuh Detik demi detik di depan jendela telah berlalu dengan sia-sia Anak terkalahkan Kini air matanya menetes satu demi satu Hingga kering seluruh keningnya Anak ini menyesal...