Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Jung Dong Ha - The Day (D-Day OST) Lyrics

Gambar
ini postingan ku tentang korea yang pertama kali dan tidak bisa dipastikan aku akan melakukannya lagi. tapi kali ini aku benar-benar terkesima dengan karya orang korea. sebuah drama yang hampir tamat tayang di negeri ginseng ini berjudul "D-Day".  tentang segala kekacauan yang terjadi di Seoul setelah diguncang gempa sebesar 6,5 SR. semua infrastruktur kolaps, negara hampir bangkrut, fasilitas kesehatan dibuat khawatir tentang keterbatasan tenaga dan biaya tetapi pasien yang berdatangan tidak kunjung berakhir. apa yang membuatku kagum ialah konsen drama menceritakan kekacauan di sebuah rumah sakit swasta. plot yang berpusat pada seorang dokter bedah umum ganteng di sebuah ER rumah sakit pusat kanker Seoul, sering sekali membuat diriku terinspirasi.  dokter ganteng itu memiliki idealisme kuat sebagai dokter bedah.. tidak takut pada ancaman malpraktek dari pasien.. karena tujuannya hanya menyelematkan satu nyawa lagi. walaupun dengan kelengkapan minimal, ancaman dari dire...

ujian kehilangan

selamat akhir November, gaes.. tidak terasa 2015 segera berakhir, sebentar lagi kita kehilangan 1 tahun masa hidup kita..  aku pun juga mengalami banyak kehilangan akhir-akhir ini. kehilangan ku berturut-turut. mulai dari barang kecil hingga hal yang sangat besar. kehilangan apa yang menurutmu paling berat, gaes? kehilangan uang atau kehilangan teman? apa sebenarnya tujuan dari kehilangan yang kualami?  mengingatkan kepada ku untuk lebih menjada serta waspada atau mengingatkan kita untuk bersabar?  mungkin dua-duanya, atau mungkin bukan.  seseorang jelas akan lelah jika harus melewati banyak kehilangan, seperti aku ini. tapi karena Allah menyuruhku untuk bersabar, aku jadi lelah karena berusaha menyabarkan diri. ujian kehilangan. jadi ketika aku meletakkan keyword di google "jika kehilangan barang", sebuah kata "titipan" muncul dan membuatku ingin membuka situsnya.. jadi, kuncinya pada kata titipan. semua yang selama ini kita kira milik kita, ternyata han...

orang hebat itu menulis

Orang yang berpendidikan akan menjaga martabatnya dengan menulis. Katanya, karena ilmu yang hanya dimiliki sendiri menandakan ia seseorang yang pelit. Ketika ilmu tidak mau dibagi, ilmu menjadi tidak memiliki makna. Ilmu dicari, ilmu dipahami untuk kemudian dicatat dan disampaikan kembali. Ilmu dipelajari untuk diajarkan kembali. Ilmu dibagi agar semakin banyak yang mendapatkan. Dalam tulisan, dalan rekaman suara, dalam gambar, atau dalam video. Tapi menulis.  Semua orang pasti pernah menulis.  Tapi tidak semua tulisan menjadi ilmu. Bahkan, tulisanku, hanya sedikit yang berisi ilmu. Hanya sekian yang menjadi inspirasi.  Buatku, mempelajari ilmu itu sulit.  Mengajarkannya, tentu lebih sulit.  Walau begitu aku u tetap menulis. Meski sekedar memberi inspirasi. Meski sekedar untuk rekreasi. Hingga suatu saat ketika ilmu telah kumiliki, aku akan menuliskannya kembali dengan baik.  Begitu juga kamu. Kita pasti bisa mengabadikan, setidaknya satu bagian keci...

sesi curhat: menyapa sabtu, aku menyapa bahagia

Gambar
Bendera kami selalu megah karena dia hanya dikibarkan di tempat tinggi dan berkawan langit.  Selamat pagi! Pukul 07.00 pagi. Pagi selalu cerah jika aku bisa berjalan-jalan, bertemu orang-orang, tanpa harus berlama-lama di balik dinding kos hanya menyiapkan sesuatu tidak jelas dan enggan keluar.  Hari itu Sabtu, hari yang indah dan bendera itu menggambarkan sekali suasana hatiku. Berkibar, bergelora, penuh semangat tanpa peduli alang rintang, sejuk, dan rasanya menyenangkan. Andai aku bisa mengatakannya, bahagia sekali bisa menyapa dunia sepagi itu.  Hanya setiap Sabtu, aku merasa hidup seperti itu. Cerah dan ceria seperti biasanya aku. Tidak bosan, tidak jengah, tidak patah arang meski aku hanya lihat jalan yang menanjak di depanku. Meski lelah sekali perjalanan menuju tempat itu. Hanya ada dua

bulan setengah bulat

"Bulan Setengan Bulat" setengah bulat setengah utuh seperti setengah perjalanan kita sudah setengah dasawarsa "kamu dimana?" aku tanyakan pada bulan tapi dia menjawab setengah-setengah mungkin nanti menunggu purnama dan dia menjawab penuh kesungguhan setiap malam kupandangi bulan kuberikan satu pertanyaan pertanyaan itu sama tapi jawaban tidak pernah tiba sudahlah "kamu dimana?" "apa sedang memandang bulan juga disana?" wahai, bulan setengah bulat sampaikan padanya lalu sampaikan kembali padaku "apa kabar?" "aku baik-baik saja" begitu saja cukup karena malam semakin dingin selamat malam, bulan tak sabar melihatmu utuh dan bercahaya paling terang sampai jumpa semoga esok kita bertemu semoga esok selalu bahagia 

correspondencing is really now things

Gambar

Best of Me: my beautiful mom and strongest dad

Gambar
dua sosok terbaik dalam hidupku. ayah dan ibu. ayah yang selalu memastikan aku nyaman, aku baik-baik saja, dan aku bahagia menjalani hari-hariku. ayah yang berusaha mencukupi kebutuhanku, bekerja pagi dan malam untuk biaya kuliah ku yang super mahal, hingga beliau lupa kalau yang paling membutuhkan uang itu adalah beliau sendiri. ayah juga yang selalu menghiburku jika kesulitan yang datang membuatku bersedih hati. ayah selalu berusaha melakukan yang terbaik supaya kesulitan itu pergi menjauhiku. beliau tipe orang yang melakukan segala hal baik. beliau tipe orang yang melakukan segala hal untuk membuatku tersenyum dan lega. beliau juga tipe orang yang menjadi idola semua orang disekitarnya. beliau adalah contoh terbaik yang selalu hadir di sisiku. 

october on duty

Gambar
Hai oktober! hari ini aku bertugas lagi, mengemban amanah moral untuk pendidikan bermutu nya adek2 kebangsaanku. ah apa maksudnya, hehe, intinya itu adek-adek yang belum beruntung seperti aku harus mendapatkan pendidikan terbaik di masanya. siapa lagi kalau bukan aku yang berusaha memastikannya?  aku yang amat beruntung mendapatkan pendidikan2 terbaik dari awal sekolah dulu.  pagi yang cerah, hari ini kami terlambat datang ke sekolah, karena kunci motor teman kami ada yang hilang. keberangkatan kami jadi sedikit terhambat. selain itu, jalan menuju SD Darsono sedang dalam perbaikan. bahkan motor yang kusetiri sempat terjebak di pasir dan bebatuan, membuat kami semakin lama di perjalanan. selain itu di sekitar 100 meter jalan, aku terpaksa menurunkan teman boncengku untuk berjalan kaki. demi alasan keamanan, daripada aku menjatuhkan temanku seperti waktu silam, saat aku tidak jua menguasai medan jalan. hehe

angin dan hening

Gambar
angin angin kau diam angin kau tak lagi berbisik dipukul benalu pun kau tak bergeming dari satu titik di dalam gelas itu  kau pun hanya menggenang hening begitu saja hening mendadak air ikut sepi langit tak beranjak penuh misteri ilalang tertidur tiada getaran apalagi kotak kecil ini, sunyi  pulang mungkin semuanya sedang pulang mungkin pertemuan kita sementara ini dibuang hanya harus menunggu sampai waktu aku pulang tiba hanya harus tahu aku pasti akan pulang jua meninggalkan hening sendirian karena hening karena diam karena tanpa suara tak ada pikiran-pikiran jika hening disana tak ada penciptaan sebelum hening ditinggal Tuhannya seperti tiada kemajuan jika sepi masih di udara senja selalu bahagia tapi hening hanya sibuk dalam pikiran kosong tanpa ibu dan ayah, hening ialah teman jangan biarkan hening duduk sendirian Persaudaraan langit dan hening, mengudara.. 

when i wasn't my self

Gambar
Quote banget malam ini :') sosok kakak itu kini kembali. dia bukan lagi anak SMA yang memakai baju putih abu-abu sepertiku dulu. dia kini calon psikolog, sering menjadi pembicara di berbagai pelatihan, dan sebentar lagi akan menjadi lebih hebat dari siapapun. dan dia tiba-tiba kembali, meski waktu telah lama berlalu, namun dia tetap sosok kakak yang sama, sedari dulu. kata nya aku berubah daripada setahun lalu ketika aku kuliah di jogja.. ah apa iya..

sejenak mengingat pulang

jika para perantau dikelompokkan berdasarkan lama dia merantau, maka aku akan berada di sebuah kelompok yang mungkin orang lain tidak bayangkan. usiaku 19 tahun. usia perantauanku 8 tahun. hanya 11 tahun aku tinggal di kampung halamanku, 11 tahun ketika aku berkata ingin pulang maka aku benar-benar akan pulang. ya, terakhir aku pulang pergi sekolah diantar adalah ketika aku kelas 6 SD, itu pun hanya ketika aku harus datang lebih pagi atau pulang terlalu larut, karena tidak ada lagi bis yang lewat.  Juli 2008, pertama kali aku menginjakkan kaki di ranah perantauan. jarakku dari rumah hanya 100 Km, tapi itu sudah cukup membuatku pulang hanya 2 kali dalam setahun. aku hanya pulang ketika lebaran dan penghujung tahun. begitu selama 2 tahun. namun baiknya, aku tekun sekali mempelajari agama, menghafal al-quran, memahami berbagai macam watak manusia, dan mengejar titel juara di sekolahan. hingga pada mei 2010 aku dinyatakan lulus dari madrasah tsanawiyah dengan nilai yang memuask...

sajak untuk senja

Gambar
Untuk senja.  Jaga bahagiamu seperti engkau menjagaku bahagia di awal malam meski hari yang melelahkan. Untukmu. Karena telah mengembalikan senyumku.  Mementingkan senyum mereka, sebelum senyumanmu.  Miss you Karena bagiku, berkorban bukan utk terus mencintai. Tapi karena mencintai, aku bertahan dalam pengorbanan.

dear, calon pasienku

Hari ini, calon doktermu telah menyelesaikan secuil ujian yang sama sekali tidak ia mengerti penyelesaiannya. Saat seharusnya berperan menjadi dokter dihapan keluhan-keluhanmu, rasa sakitmu, atau kesulitanmu menjalani hidup yang normal.. dia justru termangu tidak paham apa yang harus ia tulis, apa yang harus dia katakan, apa yang harus dia lakukan terhadapmu.. Tak satu pun persoalan itu ia selesaikan dengan keyakinan. Ia bahkan sama sekali tak bisa memahamimu. Ia tak mengerti maksud keluhanmu. Ia tak bisa membedakanmu dari pasien-pasien yang lain.. 

Simple Plan - Save You

Gambar
"Save You" Take a breath I pull myself together Just another step till I reach the door You'll never know the way it tears me up inside to see you I wish that I could tell you something To take it all away Sometimes I wish I could save you And there're so many things that I want you to know I won't give up till it's over If it takes you forever I want you to know When I hear your voice Its drowning in a whisper It's just skin and bones There's nothing left to take And no matter what I do I can't make you feel better If only I could find the answer To help me understand Sometimes I wish I could save you And there're so many things that I want you to know I wont give up till it's over If it takes you forever I want you to know That if you fall, stumble down I'll pick you up off the ground If you lose faith in you I'll give you strength to pull through Tell me you won...

kenapa amat menyakitkan?

Ketika memendamnya terasa sesak, kenapa ketika diutarakan menjadi amat menyakitkan, Langit? Aku menyesal telah mengatakannya. Walaupun jika tetap aku pendam, tidak akan ada yang bakal berubah. Tapi pengakuan ini amat menyakiti hatiku. Langit.. apakah kamu tahu rasanya? Hari minggu pertama di tempat itu, aku mengalami kesulitan yang amat sangat menghadapi massa yang terus membuat masalah di depanku. Teriakan pertamaku tidak digubris, berikut gertakan kedua, ketiga, dan seterusnya. Mereka justru sedang bertengkar di hadapanku. Oh tidak... aku harus bagaimana aku tak tahu. Lalu Bapak itu datang menghampiri dan membantu menyelesaikan masalahnya. Mereka kembali diam, tenang, dan dapat dikendalikan olehku.  Hari esoknya, aku kembali ke tempat itu.  Aku asyik bermain dengan penduduk setempat. Saling memberi salam, mengatakan apa kabar, dan gembira riang. Hari itu aku hanya berjalan-jalan keliling desa dan kemudian kembali ke tempat itu. Lantas aku dan kawan-kawan melakukan sen...

cita-cita, aku pasti bisa!

Gambar
"Lagi pengen nulis..", ini yang dia lakukan untuk mengambil laptop yang dia simpan di dalam lemarinya. Laptop yang hanya dia gunakan saat ingin menulis atau mengerjakan tugas. Lain sekali dengan aku dimana laptop belahan jiwa ku. Hampir tidak pernah aku menyimpannya, bahkan lebih sering aku bawa kemana-mana dalam keadaan hibernate daripada di shut down kan. Hehe.. Lalu k ali ini aku membuka laptopku karena ingin menulis.. tidak apa-apa sedikit meniru gaya nya. hehe..  Seperti sabtu-sabtu yang lalu, aku dan kawan-kawan masih datang ke SD binaan kami di desa Darsono. Hanya saja hari ini sedikit berbeda, karena kami mengadakan kegiatan ekstra Lomba Mewarnai, Membaca Puisi, dan Lomba Suporter untuk adek-adek di sana. Kegiatan hari ini kami beri nama FESTIVAL AKU BISA dengan tema "Cita-Cita". Ya, karena kami selalu yakin, adek-adek Darsono pasti bisa menggapai semua cita-citanya.     Ini salah satu anak kelas 1 yang imut banget, karena hasil mewarnainya sudah s...

buah kasih negeri ini butuh cahaya

Gambar
 Aku dan Nafthah mengajari mereka bernyanyi dalam bahasa Inggris. Kami pun tahu bahwa mereka tidak terbiasa melakukannya.   Aku bersemangat sekali mengajari mereka membaca lirik satu kata demi satu kata seperti ini. Walaupun sudah diulang berapa kali pun, mereka tetap tidak biasa melakukannya. Sedangkan Nafthah membantuku berteriak karena ternyata suaraku sangat kecil. Hehe Anak-anak ini sangat antusias ketika mengetahui kami, kakak-kakak guru, datang ke sekolah mereka. Namun semangat mereka adalah semangat bermain, Jadi kami harus berusaha ekstra mengajari mereka ilmu sekolah dengan metode permainan.

dia bertanya apa aku lelah

Siang itu matahari bersinar terik. Jika orang lain sudah malas untuk keluar rumah, aku dan kawanku justru sedang menelusuri sawah dan ladang bersama anak murid kami di sebuah desa. Sejak pagi, kami berjalan bersisian mengelilingi desa tempat mereka tinggal. Satu kilo, dua kilo, dan berkilo-kilo kami berjalan namun tidak sampai juga. Anak-anak ini mengajak kami kesana kemari, menunjuk satu demi satu tempat yang ingin mereka perlihatkan kepada kami, kakak-kakak guru.   Kami mulai berjalan pukul 8 pagi. Namun hingga pukul 10, tempat tujuan kami belum kelihatan juga. Entahlah, apa aku lelah. Setiap langkah yang aku ambil dengan sangat lunglai, selalu dibarengi dengan pertanyaan anak-anak manis itu, "Capek, kak?" namun aku selalu menjawabnya dengan riang, "Enggak kok, kakak masih kuat." Bagiku, perjalanan ini sangat menyenangkan. Hanya fisik ku yang merasa lelah, namun hatiku sangat bahagia dan bebas. Aku merasa bebas dan hidup kembali sebagai diriku.

maafkan diri sendiri

Kunci: jangan berpikir, tapi rasakan kembali.. Jangan berpikir.. ketika kamu bersusah payah membenci seseorang, lantas seseorang itu menjadi susah karenamu. Jangan engkau pikir, orang itu akan kesulitan memikirkan cara berdamai denganmu. Bukan seperti itu. Dia bahkan tidak sedikit pun mengingatmu. Dengan mudah, orang itu mengabaikanmu, membiarkan lewat saja rasa benci mu padanya. Meski bertubi-tubi rasa benci kau tunjukkan, dia tetap akan membiarkanmu begitu. DIa tidak akan menunggu apapun. Bahkan dia tidak peduli, meski kamu menyelam dalam kebencianmu, susah payah menunjukkannya ketika bertemu.  Kamu merasakan susah sendiri. Dia tidak tertarik membersamaimu dalam peperangan yang engkau ciptakan sendiri.  Rasakan kembali, apakah kamu benar-benar membenci nya? Atau... membenci dirimu sendiri?